Mandiri Capital targetkan dana US$ 50 Juta dari ventura fund

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Mandiri Capital Indonesia (MCI) akan menerbitkan instrumen pendanaan bernama ventura fund. Melalui instrumen tersebut, perusahaan model ventura ini berharap bisa mengumpulkan dana sebesar US$ 50 juta di tahun ini.

Direktur Utama Mandiri Capital Eddi Danusaputro mengatakan, dana tersebut akan digunakan untuk menyuntikkan modal kepada perusahaan rintisan atau startup. Apalagi sudah ada sejumlah investor potensial yang berminat.

“Kami luncurkan produk ini karena memang sudah ada yang berminat dari sejumlah investor. Kalau mengetes ke sejumlah Ventura Capital Fund, angka US$ 50 juta itu tidak terlalu besar,” kata Eddi kepada Kontan.co.id, Jumat (21/9).

Pihaknya tengah mengurus perizinan penerbitan ventura fund kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berharap bisa disetujui di tahun ini. Untuk kepastian waktunya, ia serahkan seluruhnya ke keputusan OJK.

Ventura Fund merupakan produk untuk menggalang dana dari investor yang kemudian diinvestasikan kembali ke perusahaan startup. Menurutnya, produk yang ditawarkan ini mirip dengan produk reksadana karena terjadi proses subscription atau penjualan. Adapun yang membedakan dengan reksadana pada umumnya, yaitu dana ventura ini diinvestasikan ke perusahaan privat atau startup.

“Kalau reksadana itu diinvestasikan ke produk pasar modal seperti saham, obligasi dan lainnya,” ungkapnya.

Di samping itu, dana ventura ini mirip dengan private equity fund yang masa waktunya lebih lama, sekitar 8 tahun. Private equity fund adalah perusahaan yang melakukan investasi dengan membeli saham di perusahaan-perusahaan, yang tujuannya menghasilkan profit pada saat menjual saham itu kembali.

Melalui pendanaan ini, berarti turut berpartisipasi mendukung pertumbuhan startup dan berpeluang melahirkan perusahaan di level unicorn. Pendanaan ini juga berpotensi menghasilkan return atau imbal hasil yang menarik.

Sementara itu, MCI telah menganggarkan dana sebanyak Rp 65 miliar guna menyuntikkan dana ke sejumlah perusahaan startup di tahun 2018. Perusahaan telah mengeluarkan kocek sekitar Rp 35 miliar untuk membiayai dua perusahaan fintech peer to peer (P2P) lending yaitu PT Investree Radhika Jaya (Investree) dan PT Lunaria Annuar Teknologi (Koinworks).

Sementara di sisa tahun ini, MCI tengah menjajaki kerjasama dengan perusahaan fintech lainnya. Ada sekitar tiga perusahaan startup yang tengah dijajaki, dan berasal dari sektor teknologi pertanian, human resource informastion system (HRIS) dan personal finance.

Reporter: Ferrika Sari
Editor: Komarul Hidayat

MODAL VENTURA

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.